KlinikStrokeNusantara.com

Jumat, 09 Januari 2015

KESEHATAN HAJI, JUMLAH JEMAAH LANJUT USIA MENINGKAT

JAKARTA, KOMPAS - Jumlah jemaah haji berusia lanjut dari Indonesia bertambah 30.000 orang dibandingkan tahun 2013. Peningkatan jumlah itu diiringi dengan peningkatan risiko kesehatan.

Jumlah jemaah sakit kronis tahun ini sebanyak 74.990 orang, sedangkan jumlah jemaah lanjut usia dan sakit kronis 42.728 orang. Jika diakumulasikan, jemaah sakit kronis dan lajut usia tahun 2014 mencapai 117.718 orang. "Tahun lalu, jumlah total 87.203 orang," kata Wakil Menteri Kesehatan Ali Ghufron Mukti, di Jakarta, Senin (6/10).

Hingga Minggu malam, tercatat 117 jemaah asal Indonesia meninggal dunia, sebanyak 109 orang di antaranya meninggal di Tanah Suci, sedangkan 8 orang meninggal di embarkasi, masing-masing embarkasi Jakarta-Bekasi (3 orang), Jakarta-Pondok Gede (2 orang), embarkasi Surabaya (2 orang) dan embarkasi Sumatera Barat-Padang (1 orang).

Menurut Ghufron, tak kurang dari 50 persen kasus meninggalnya jemaah disebabkan penyakit kardiovaskular. Selain itu, juga pernapasan. 

Angka kematian juga tercatar naik dibandingkan tahun lalu. "Tahun 2013, pada rentang waktu sama, jumlah jemaah haji yang meninggal ada 86 orang. Namun, jumlah ini lebih rendah daripada 2011 dan 2012 yang masing-masing 145 dan 141 orang," kata Ghufron.

Tingginya jumlah jemaah berusia lanjut ini, kata Ghufron, terkait dengan waktu menunggu keberangkatan yang bertahun-tahun. 

Di Mekkah, anggota Komisi Pengawas Haji Indonesia, Syamsul Maarif, berharap panitia dan Kementerian Agama mendahulukan pelayanan bagi jemaah berusia lanjut dan sakit (Kompas, 3/10). Jemaah diimbau tetap menjaga kesehatan dan berada bersama kelompok. (A01)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar